BEM FEB Ajak Mahasiswa Berwirausaha
![]() |
| Sumber Foto: Dok.Humas Untag Sby |
Berwirausaha menjadi tren di kalangan anak muda saat ini, meskipun banyak di antara mereka yang takut untuk memulainya. Sebagai upaya untuk mengajak mahasiswa berwirausaha, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 (BEM FEB UNTAG) Surabaya mengadakan UMKM Class pada Selasa, (9/4). Dengan tema “Berwirausaha dengan Membangun Brand Produk Sendiri” acara bertempat di Ruang Muhammad Yamin, Gedung Graha Widya lantai 2 UNTAG Surabaya. Acara ini bertujuan untuk mengajak mahasiswa meningkatkan produktivitas dengan membuat brand sendiri, serta memperkenalkan langkah untuk memperbaiki cara penjualan. Apalagi FEB UNTAG Surabaya telah memiliki Posko Kewirausahaan yang bisa menampung produk mahasiswa.
Dekan FEB - Dr. Slamet Riyadi, M.Si., Ak., CA. hadir langsung untuk membuka acara. dalam sambutannya dia memotivasi mahasiswa agar tak gentar berwirausaha. “Adik saya memiliki butik bernama Batik Istara. Pelakunya banyak yang memiliki keterbatasan fisik dan mental. Mereka saja dengan keterbatasan tidak mundur. Kalian mahasiswa tidak boleh kalah dengan mereka,” tegasnya. Kepada mahasiswa dia meminta agar memanfaatkan kesempatan dengan berdiskusi bersama pakar yang telah dihadirkan.
Jody Baharizky - Owner “Emmh Sus Kering” tampil sebagai pembicara. Emmh Sus Kering merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan distribusi snack inovatif di Indonesia dan menjadi pioneer sus kering dalam kemasan. Jody menerangkan, “Brand adalah apa yang orang katakan kepadamu ketika kamu tidak berada disitu. Brand menghasilkan pelanggan”. Menurutnya brand bukan hanya soal produk, tapi cerita yang disampaikan dalam produk itu sendiri. Dia juga membedakan antara brand dan selling di mana selling menghasilkan pembeli sedangkan branding menghasilkan pelanggan. Kepada para peserta, dia meminta agar tidak takut menghadapi masalah saat melakukan branding. “Namanya cobaan pasti banyak, kalau dikit namanya cobain”, tutupnya disambut gelak tawa para peserta.
Hal senada disampaikan oleh Hendrik Bayu Admiko - Owner “Markaz Design” dan Kripik Monster Group yang menyampaikan materi terkait pemasaran produk. “Brand itu penting, namun branding lebih penting. Branding merupakan berbagai kegiatan komunikasi yang dilakukan oleh sebuah perusahaan dengan tujuan untuk membangun dan membesarkan sebuah brand/merek serta bisa meningkatkan brand awarness, minat konsumsen dan membangun persepsi positif,” terangnya. Tak hanya branding, packaging pun harus menarik apalagi penelitian mengungkapkan bahwa faktor desain packaging memegang 93% keputusan membeli konsumen. Dia menegaskan bahwa dalam berbisnis harus memiliki niat dan mindset positif. “Niat bisnis untuk ibadah dan manfaat. Kalo niatnya baik bisnis akan sangat dimudahkan dan keajaiban akan datang. Mindset pun harus positif yakni cara cerdas untuk fokus meraih kesuksesan. Terus belajar, senang menjalin relasi, dan punya value yang diperjuangkan. Fokus, sehingga jadi spesialis.” (um/aep)

Komentar
Posting Komentar